Langsung ke konten utama

Saat Grage Mall Apresiasi Produk UMKM di Acara Grage Great Sale


Jelani tengah duduk, matanya tak pernah lepas dari panggung yang menyuguhkan alunan-alunan musik pengiring. Sementara itu, beberapa kali lalu lalang orang menghampiri mejanya. Meja dimana ia tengah menjajakan sejumlah kerajinan tangan yang ia jual. Ketika itulah matanya terperanjat. Mulutnya tak pernah berhenti bertutur untuk menjelaskan apa yang ia jual.

Adalah acara bernama Grage Great Sale yang membuat Jelani berada di situasi tersebut. Dirinya diamanahi oleh desanya untuk menunggui barang-barang kerajinan tangan yang dibuat secara kreatif oleh tangan-tangan terampil pemuda Desa Purwawinangun.

Grage Great Sale adalah pesta diskon yang diselenggarakan oleh grage group untuk menutup akhir tahun. Banyak barang yang dipangkas harganya gila-gilaan. Sudah dipangkas, struk pembayaranya bisa dijadikan alat peruntungan untuk mengadu nasib. Ya, struk belanjanya memang dapat ditukar dengan kupon undian untuk sebuah mobil Toyota Calya!


Dan Jelani masih dengan sikapnya, gembira dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pembeli atau orang-orang yang penasaran dengan apa yang dia jual. Termasuk saya. Dari pertama masuk dan menemukan acara tersebut. Memang stand milik Jelani inilah yang paling menyedot perhatian. Ketika yang lain menjual berbagai macam busana ataupun snack. Jelani berani tampil beda dengan kerajinanya. Apalagi dengan tenong (benda yang biasanya dipakai untuk menjual jajanan pasar) yang dihias sebagai macam rupa. Jelas Stand dirinya paling beda

Tenong yang dihias dan ditampilkan di event grage great sale

Ketika diulik. Jelani tak segan membagi cerita. Dia menuturkan kalau semua yang ia jual memang asli buatan tangan. Adalah kerjasama antara Camat Suranenggala dan apresiasi dari Grage grup untuk mengajak serta UMKM dari Desa Purwaningun ini memajang jualanya. Hasilnya? diluar ekspektasi Jelani. Dirinya bertutur jika jualannya di Grage Great Sale laku keras. Bahkan, barang yang kini ia tampilkan sebagian sudah pesanan orang. Belum sampai disitu, dari ditampilkannya kerajinan dari Desa Purwawinangun ini. Jelani jadi kembanjiran pesanan. Beberapa pelanggan meminta stok lebih banyak dari yang ia bawa ke stand

Stand milik BUMDes Purwawinangun


Saat ditemui, yang tersisa dari jualan jaelani adalah akuarium, hiasan meja yang terbuat dari gipsun, lampu hias yang terbuat dari benang juga krupuk ikan cucut, Nah, untuk produk yang disebutkan paling terakhir inilah yang daya jualnya cukup menjanjikan hingga membuat dia kuwalahan
Jelani merasa senang dengan program grage great sale ini. Sebab selain jadi ajang promosi bagi produk BUMDesnya, Jelani juga merasa pihak grage sangat mengapresiasi UMKM yang memang butuh pengakuan

Krupuk Cucut, andalan stand BUMDes Purwawinangun

Grage Great Sale sendiri diselengarakan di Grage Mall dan Grage City Mall. Untuk memeriahkan acara, diundang juga beberapa artis ibu kota seperti Angel Lelga, Vicky Prasetio dan Chika Waode. Grage Great Sale sudah dimulai sejak tanggal 21 Desember dan akan menemui akhirnya pada tanggal 31 Desember mendatang


#gragegreatsale

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Pianis Asal Garut Harumkan Nama Indonesia di Kompetisi Dunia

Ada sekitar 2000 lampu bergelantung yang mengilat asal Austria, marmer-marmer kokoh pemberian Italia, cermin jumbo kualitas terbaik dari Belgia, pohon dedalu yang rimbun hibahan Kerajaan Britania Raya dan tentunya bangunan megah khas negeri adidaya. Disebuah bangunan kesenian bersejarah paling prestisius di Amerika Serikat itu, seorang pria kelahiran Garut melangkah, dengan setelan jas rapih dan rambut klimis, dia berhasil masuk dengan tepuk tangan yang riuh dan keluar dengan membuat seisi bangunan terpukau. Siapa dia sebenarnya? Barangkali bagi mereka yang menggemari dunia kesenian, akan sangat memimpikan tampil di John F Kennedy Center. Sebuah simbol kesenian masyarakat Amerika yang dibangun tepat di jantung negara, Washington DC. Setiap hari, kegiatan berkesian digaungkan disana. Ada banyak musisi yang tampil dan ada lebih banyak penonton yang melihat. Dari banyak musisi yang berhasil tampil disana. Barangkali Kasyfi Kalyasyena adalah musisi pertama asal Indonesia yang...

Review Film Parasite : Komedi Satir yang Terasa Begitu Getir

Sam Mendes, Quentin Tarantino dan Todd Philips memasang wajah tegang. Semua terdiam menanti aktris kawakan, Jane Fonda mengumumkan film terbaik di tahun 2020. Sedetik kemudian Jane berucap “ and oscar goes to Parasite ” Semua orang terhenyak kemudian bertepuk tangan atas kemenangan Film Asia pertama dalam sejarah Academy Award. Malam itu bukan Sam Mendes bukan Quentin Tarantino apalagi Todd Philips yang berdiri diatas podium dan menggenggam piala emas bernama Oscar. Tapi, seorang pria dengan rambut kribo yang terbang selama 11 jam dari Korea Selatan menuju Amerika. Dia adalah Bong Joon-Ho. Manusia paling mengejutkan dalam dunia perfilman tahun 2020 Bong Joon-Ho berdiri. Tertawa lepas, ia tak bisa menyembunyikan kebahagiaanya. Malam itu, Asia merajai Amerika. Merajai dunia. Dan sejarah itu tertulis atas nama film Parasite. Terlepas dari mengejutkannya film Parasite menjuarai Academy Award untuk kategori film terbaik. Banyak orang sebetulnya sudah memprediksinya. Tapi, siapa yang san...

Mari Buat Simpul dan Buat Stunting Jadi Tumpul

14 Oktober 2016 pagi. Lia saya sudah masuk ruang operasi. Sejak semalam sebelumnya dirinya tak bisa tidur, kandungan yang ada dalam rahimnya sudah tak betah. Ia ingin segera melihat dunia. Dan pagi itu adalah harinya. Setelah kesulitan melahirkan dengan normal. Lia memutuskan untuk ambil tindakan operasi caesar. Operasi berjalan lancar. Bayi lucu itupun lahir kedunia. Kelak, dia dinamai Ghayda Shanum Athaya Ghayda yang kini sudah nyaris berusia dua tahun tumbuh dengan begitu mengaggumkan. Maksdunya, diusia yang belum genap 24 bulan, Ghayda sudah bisa melakukan banyak hal. Dari mulai berhitung, menyebut dan membedakan warna, hingga daya ingatnya yang benar-benar membuat orang sedikit banyak terkagum. Lia sang ibu memang ibu masa kini, dia melakukan banyak hal agar kandungan yang dia miliki tetap sehat. Bahkan ketika Ghayda telah lahir, asupan gizi yang dia beri bisa dibilang teramat cukup dengan kualitas yang teramat baik. Lia bahkan bisa tegas untuk menolak susu formula...