Langsung ke konten utama

Hemat Energi Dimulai Dari Grundfos SCALA2, Pompa Air Berteknologi Tinggi yang Recommended Banget!




Istri Pak Anshor tetangga saya tiba-tiba teriak. Padahal hari masih pagi betul. Kalau tidak salah saat itu masih jam 07.00 pagi. Tentu, orang-orang disekeliling rumah Pak Anhsor mendekat. Takut-takut kalau terjadi apa-apa. Ternyata eh ternyata. Pompa air dirumah pak anshor mati tepat disaat sang istri tengah mandi dan dalam prosesi keramas. Siapa juga yang tidak kesal dengan kondisi macam itu? sudah cuaca gak menentu. PLN suka kasih mati listrik tiba-tiba. Giliran cuaca bagus dan PLN tidak matikan listrik. Pompa airnya yang mati. Sungguh sebuah kejadian diawal hari yang bisa jadi dapat merubah mood selama sehari penuh. Iya dong, kalau pagi hari aja udah kesal. Pasti berdampak ke aktivitas lainnya. Segalanya bisa dilewatin dengan emosi. Ah ga asik

Akhirnya wargapun bubar ketika tahu masalahnya adalah pompa air yang mati. Pas sore hari, saya lihat ada beberapa orang yang sibuk di dekat rumah pak Anshor. Ketika saya tanya, kata pak Anshor. itu orang yang benerin pompa airnya. Dari raut wajahnya sih murung. Ya jelas, baru ganti pompa belum lama pompanya udah rusak lagi. Malahan bilang daya sedotnya kurang. “Iklannya aja dibagusin, produknya memble!” umpat pak anshor daikhir pertemuan dengan saya sore itu.
Yap, saya baru tahu ternyata pompa air punya pengaruh yang luar biasa dalam menyedot. Awalnya saya pikir sama saja. Toh sama-sama pompa air. Apalagi rumah saya dan rumah pak anshor berdekatan. Pastinya, jumlah air didalam tanah gak jauh beda kan ya. Berarti benar ternyata masalahnya ada di pompa air. Selidik punya selidik. Pompa yang pak Anshor pakai dengan yang saya pakai berbeda.

Saya pakai pompa air dengan merk Grundfos Scala2. Saya pikir ini adalah pompa air paling kekinian. Sebab, grundfos edisi ini punya banyak sekali keunggulan dibandingkan dengan pompa-pompa air sejenisnya. Begini loh, pompa air itu kan identik dengan yang namanya boros listrik. Kalau misalkan malam-malam butuh air. Dulu sebelum pakai Grundfos saya mesti matikan listrik dulu. Takut-takut listriknya jeplak. Nah sekarang. Mau pagi atau malam. Tetap kalem aja. Sebab Grundfos ini hemat listrik banget.  Teknologi inverternya benar-benar pintar. Jadi teknologi inverter ini bakal mengatur daya listrik sesuai keran listrik yang dibuka. Kalau dibukanya gak banyak ya listrik yang dipakai gak gede. Gak bakal bikin listrik jeplak. Adil kan? iya lah teknologi inverter ini emang benar-benar solusi rumah tangga buat mereka-mereka yang memang ingin hemat listrik.

Buat  masalah hemat listrik. Bukan Cuma teknologi inverter aja yang punya peran. Grundfos punya teknologi dry running protection yang bikin pompa air mati sendiri kalau-kalau sedang tidak dipakai atau ketersediaan air didasar tanah sedeng kosong. Gimana udah hemat, pintar juga kan? eits tunggu dulu. Belum sampai disitu kerennya pompa air ini.

Salah satu yang bikin saya kesemsem adalah teknologi intelegent pump control yang dapat mengatur debit air yang dikeluarka keran. Gini loh, kalau dirumah banyak keran dan semuanya dibuka. Pasti keran yang satu tekananya lebih lemah dengan keran yang lain. Atau malah mati sama sekali.  Iya kan? nah hal ini ditepis dengan kecanggihan intelegent pump control yang membuat tekanan dapat diatur. Jadi walaupun semua keran dibuka. Gada yang semprotanya kecil apalagi mati.

Lebih dari itu salah satu yang buat saya pengen rekomendasikan Pak Anshor untuk pakai Grundfos Scala2 ini adalah adanya 7 indikator proteksi. Apa itu 7 indikator proteksi? 7 Indikator Proteksi adalah sistem yang dapat mendeteksi masalh-masalah yang terjadi di pada pompa air Grundfos Scala2 ini. Hal itu bisa dilihat dari lampu indikator yang bakal menyala sesuai gambar dan nomornya. Nah 7 proteksi yang bisa ditelaah itu adalah

1. Voltase rendah, kalau lampu ini menyala berarti voltase si pompa grundfos rendah
2. Saluran mampet, nah kalau air tiba-tiba mati atau macet, bisa jadi ada sesuatu yang menyumbat di pipa, jadi si air tidak keluar. Kalau masalahnya itu, maka lampu nomor dua akan menyala
3. Kebocoran, nah, kalau ada saluran yang bocor maka sipemiik bakal diberi tahu dengan lampu nomor tiga yang menyala
4. Sumber air kosong, kalau yang satu ini masalahnya ada didasar tanah. Ketika air didalam tanah sedeng kosong, lampu nomor empat bakal menyala untuk memberitahu
5. Tekanan terlalu tinggi, indikator ini berfungsi untuk memberi tahu jika tekanan air sedang terlalu tinggi
6. Timer, pompa ini juga ada timernya. kalau kita pakai timer, maka lampu nomor enam bakal menyala
7. Suhu Terlalu tinggi, ini juga bisa membuat kita jadi paham ketika suhu cairan dipompa sedang tinggi

Keesokan harinya, saya ketemu dengan Pak Anshor, ternyata pompanya sudah benar walaupun kadang suka ngadat. Meski begitu, pompa yang dipakai Pak Anshor ini berisik banget. Apalagi kalau dia nyalain sebelum subuh. Wah, bisa kebangun tetangga-tetangganya. Makanya pas kebetulan ketemu itu saya langsung rekomendasiin Grundfos Scala2. Sebab Grundfos Scala2 ini punya rendah suara 47db. Yang pasti gak bikin berisiki orang rumah apalagi tetangga. Kan gak enak sama tetangga udah, pompanya mati, airnya dikit-dikit ditambah suaranya berisik. Haduh, banyak ruginya dari pada untungnya. Apalagi kalau pemasanganya susah. Kalah jauh lah sama Grundfos Scala2 yang sangat mudah dipasang.

Usut punya usut setelah saya rekomendasikan Grundfos. Pak Anshor langsung ganti pompa air. Dan ternyata dia senang. Sampai bilang makasih malahanan. Makanya kalau mau beli pompa air pendorong ya Grundfos Scala2!

Nah kalau kamu mau pesan juga dan riang gembira kaya Pak Anshor segera beli juga Grundfos Scala2 nya. Untuk mendapatkan pompa Scala2 ini sangat mudah, cukup download aplikasi Grundfos Indonesia di Smartphone Android kamu atau kunjungi toko Pompa terdekat

Berikut sekilas video tentang SCALA2 yang berteknologi tinggi dan recommended banget

https://www.youtube.com/watch?v=Vxqt86IgqXU




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Pianis Asal Garut Harumkan Nama Indonesia di Kompetisi Dunia

Ada sekitar 2000 lampu bergelantung yang mengilat asal Austria, marmer-marmer kokoh pemberian Italia, cermin jumbo kualitas terbaik dari Belgia, pohon dedalu yang rimbun hibahan Kerajaan Britania Raya dan tentunya bangunan megah khas negeri adidaya. Disebuah bangunan kesenian bersejarah paling prestisius di Amerika Serikat itu, seorang pria kelahiran Garut melangkah, dengan setelan jas rapih dan rambut klimis, dia berhasil masuk dengan tepuk tangan yang riuh dan keluar dengan membuat seisi bangunan terpukau. Siapa dia sebenarnya? Barangkali bagi mereka yang menggemari dunia kesenian, akan sangat memimpikan tampil di John F Kennedy Center. Sebuah simbol kesenian masyarakat Amerika yang dibangun tepat di jantung negara, Washington DC. Setiap hari, kegiatan berkesian digaungkan disana. Ada banyak musisi yang tampil dan ada lebih banyak penonton yang melihat. Dari banyak musisi yang berhasil tampil disana. Barangkali Kasyfi Kalyasyena adalah musisi pertama asal Indonesia yang...

Review Film Parasite : Komedi Satir yang Terasa Begitu Getir

Sam Mendes, Quentin Tarantino dan Todd Philips memasang wajah tegang. Semua terdiam menanti aktris kawakan, Jane Fonda mengumumkan film terbaik di tahun 2020. Sedetik kemudian Jane berucap “ and oscar goes to Parasite ” Semua orang terhenyak kemudian bertepuk tangan atas kemenangan Film Asia pertama dalam sejarah Academy Award. Malam itu bukan Sam Mendes bukan Quentin Tarantino apalagi Todd Philips yang berdiri diatas podium dan menggenggam piala emas bernama Oscar. Tapi, seorang pria dengan rambut kribo yang terbang selama 11 jam dari Korea Selatan menuju Amerika. Dia adalah Bong Joon-Ho. Manusia paling mengejutkan dalam dunia perfilman tahun 2020 Bong Joon-Ho berdiri. Tertawa lepas, ia tak bisa menyembunyikan kebahagiaanya. Malam itu, Asia merajai Amerika. Merajai dunia. Dan sejarah itu tertulis atas nama film Parasite. Terlepas dari mengejutkannya film Parasite menjuarai Academy Award untuk kategori film terbaik. Banyak orang sebetulnya sudah memprediksinya. Tapi, siapa yang san...

Mari Buat Simpul dan Buat Stunting Jadi Tumpul

14 Oktober 2016 pagi. Lia saya sudah masuk ruang operasi. Sejak semalam sebelumnya dirinya tak bisa tidur, kandungan yang ada dalam rahimnya sudah tak betah. Ia ingin segera melihat dunia. Dan pagi itu adalah harinya. Setelah kesulitan melahirkan dengan normal. Lia memutuskan untuk ambil tindakan operasi caesar. Operasi berjalan lancar. Bayi lucu itupun lahir kedunia. Kelak, dia dinamai Ghayda Shanum Athaya Ghayda yang kini sudah nyaris berusia dua tahun tumbuh dengan begitu mengaggumkan. Maksdunya, diusia yang belum genap 24 bulan, Ghayda sudah bisa melakukan banyak hal. Dari mulai berhitung, menyebut dan membedakan warna, hingga daya ingatnya yang benar-benar membuat orang sedikit banyak terkagum. Lia sang ibu memang ibu masa kini, dia melakukan banyak hal agar kandungan yang dia miliki tetap sehat. Bahkan ketika Ghayda telah lahir, asupan gizi yang dia beri bisa dibilang teramat cukup dengan kualitas yang teramat baik. Lia bahkan bisa tegas untuk menolak susu formula...