Langsung ke konten utama

Jangan Dengar Lagu Gloomy Sunday Jika Tak Mau bunuh Diri


Kamu pernah dengar lagu gloomy Sunday? kalau sudah, kamu pasti tahu tentang mitos dibalik lagu itu.Tapi kalau belum lebih baik kamu jangan dengar lagu itu. Kenapa? Sebab lagu tersebut punya mitos barang siapa yang mendengarnya. Maka orang tersebut akan punya dorongan untuk bunuh diri.

Lagu gloomy Sunday sendiri diciptakan oleh seorang komposer dan pianist dari Hungaria bernama Rezso Seress di tahun 1933. Serres menciptaka lagu tersebut dengan lirik yang mengandung kepedihan atas selesainya perang. Namun liriknya kemudian diganti oleh Laszio Javor menjadi lirik patah hati seiring meninggalnya sang kekasih. Tapi kemudian justru lirik buatan Javor ini yang melambungkan lagu gloomy Sunday. Akan tetapi dikemudian hari, lagu ini justru jadi lagu pengantar bunuh diri bagi banyak orang.

Jika didengarkan sekilas, memang lagu ini memiliki nada yang cukup menyayat. Meski tak diketahui arti dari liriknya secara jelas, Tapi, siapapun kita ketika mendengar lagu ini pasti bakal ikut terhanyut. Karena itulah diluar sana banyak orang yang tengah patah hati kemudian terhanyut akan lagu ini dan kemudian memutuskan untuk bunuh diri.

Barangkali ada banyak dari kita yang berpikir mana ada lagu bisa membuat seseorang berinisiatif untuk dapat bunuh diri. Namun ada beberap hal penyebab yang membuat seseorang tertarik atau justru mantap untuk mengakhiri karirnya sebagai manusia.

Ada salah satu hal yang membuat seseorang tergerak untuk bunuh diri ketika ditimpa patah hati yang begitu berat.  Skizovenia adalah salah satu hal yang bisa membuat kamu beralasan ingin bunh diri setelah lagu gloomy Sunday diputar. Skizovenia adalah sering berhalusianasi yang bisa menyebabkan seseorang jadi berhalusinasi dan percaya pada hal-hal yang tidak benar

Nah, ketika ada seseorang yang mengidap skizovenia dan tengah patah hati. Maka jangan biarkan mereka dengarkan lagu gloomy Sunday. Apa lagi tau akan mitos dibalik lagu itu. Maka hatinya bisa tergerak untuk melakukan bunuh diri.

Jadi, jangan sepelekan sebuah mitos bagi mereka yang mengidap skizovenia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Pianis Asal Garut Harumkan Nama Indonesia di Kompetisi Dunia

Ada sekitar 2000 lampu bergelantung yang mengilat asal Austria, marmer-marmer kokoh pemberian Italia, cermin jumbo kualitas terbaik dari Belgia, pohon dedalu yang rimbun hibahan Kerajaan Britania Raya dan tentunya bangunan megah khas negeri adidaya. Disebuah bangunan kesenian bersejarah paling prestisius di Amerika Serikat itu, seorang pria kelahiran Garut melangkah, dengan setelan jas rapih dan rambut klimis, dia berhasil masuk dengan tepuk tangan yang riuh dan keluar dengan membuat seisi bangunan terpukau. Siapa dia sebenarnya? Barangkali bagi mereka yang menggemari dunia kesenian, akan sangat memimpikan tampil di John F Kennedy Center. Sebuah simbol kesenian masyarakat Amerika yang dibangun tepat di jantung negara, Washington DC. Setiap hari, kegiatan berkesian digaungkan disana. Ada banyak musisi yang tampil dan ada lebih banyak penonton yang melihat. Dari banyak musisi yang berhasil tampil disana. Barangkali Kasyfi Kalyasyena adalah musisi pertama asal Indonesia yang...

Review Film Parasite : Komedi Satir yang Terasa Begitu Getir

Sam Mendes, Quentin Tarantino dan Todd Philips memasang wajah tegang. Semua terdiam menanti aktris kawakan, Jane Fonda mengumumkan film terbaik di tahun 2020. Sedetik kemudian Jane berucap “ and oscar goes to Parasite ” Semua orang terhenyak kemudian bertepuk tangan atas kemenangan Film Asia pertama dalam sejarah Academy Award. Malam itu bukan Sam Mendes bukan Quentin Tarantino apalagi Todd Philips yang berdiri diatas podium dan menggenggam piala emas bernama Oscar. Tapi, seorang pria dengan rambut kribo yang terbang selama 11 jam dari Korea Selatan menuju Amerika. Dia adalah Bong Joon-Ho. Manusia paling mengejutkan dalam dunia perfilman tahun 2020 Bong Joon-Ho berdiri. Tertawa lepas, ia tak bisa menyembunyikan kebahagiaanya. Malam itu, Asia merajai Amerika. Merajai dunia. Dan sejarah itu tertulis atas nama film Parasite. Terlepas dari mengejutkannya film Parasite menjuarai Academy Award untuk kategori film terbaik. Banyak orang sebetulnya sudah memprediksinya. Tapi, siapa yang san...

Mari Buat Simpul dan Buat Stunting Jadi Tumpul

14 Oktober 2016 pagi. Lia saya sudah masuk ruang operasi. Sejak semalam sebelumnya dirinya tak bisa tidur, kandungan yang ada dalam rahimnya sudah tak betah. Ia ingin segera melihat dunia. Dan pagi itu adalah harinya. Setelah kesulitan melahirkan dengan normal. Lia memutuskan untuk ambil tindakan operasi caesar. Operasi berjalan lancar. Bayi lucu itupun lahir kedunia. Kelak, dia dinamai Ghayda Shanum Athaya Ghayda yang kini sudah nyaris berusia dua tahun tumbuh dengan begitu mengaggumkan. Maksdunya, diusia yang belum genap 24 bulan, Ghayda sudah bisa melakukan banyak hal. Dari mulai berhitung, menyebut dan membedakan warna, hingga daya ingatnya yang benar-benar membuat orang sedikit banyak terkagum. Lia sang ibu memang ibu masa kini, dia melakukan banyak hal agar kandungan yang dia miliki tetap sehat. Bahkan ketika Ghayda telah lahir, asupan gizi yang dia beri bisa dibilang teramat cukup dengan kualitas yang teramat baik. Lia bahkan bisa tegas untuk menolak susu formula...